Diabetes dan Kehamilan (Diabetes and Pregnancy)
Aloha guys... Salah sehat. Semoga selalu lancar dietdan olah raganya yaa xo xo. (Baru pembukaan sudah seperti ini *firasat tidak enak 😢).
Saat ini penyakit gula atau yang disebut juga sebagai diabetes sudah sering terdengar di sekitaran kita. Hal ini dikarenakan "si penyakit kronis" ini sudah banyak menjangkit ata di derita oleh masyarakat kita tanpa pandang bulu dari berbagai kalangan.
Gaya hidup jaman sekarang, gaya hidup serba instan dan cepat (saya suka mie instan 😂) menurut saya menjadi foktor utama seseorang mudah terjangkit penyakit gula. Makanan siap saji, minuman dalam kemasan, sampai olah raga yang belum tentu sebulan sekali dilakukan sangat membantu menyuburkan gula dalam tubuh (sedih ya kayak ceramah 😓😂😂). *Hidup mie instan ...
Kalau dari sudut pandang saya (mungkin sudut pandang orang lain juga) diabetes adalah penyakit yang sangat mengerikan dan sangat ditakutkan. Simpelnya diabetes ini memberhentikan mulut kita buat makan enakk (loyo ngebayanginnya). Ya jelas saja, apalagi kalau datengnya penyakit gula ini dibarengi dengan penyakit lain paling sederhananya sakit magh, Nah kalau kita sakit magh itu perlunya untuk perbaikan sistem pencernaan biar lambungnya bagus lagi bukan?? Lalu gimana dong kalau kita punya diabetes, makan saja pilih dipilih bates dibatesi apa nggak sulit banget (rasanya dunia ini tak adil gitu loh kurang lebih). Yaudah deh gak usah sakit dibarengi dengan hal yang membahagiakan aja diabetes tetep menghasilkan kesedihan, misal ni ibu dengan diabetes sedang mengalami kehamilan. Gimana hasilnya, sedih bukan? Iya jelas sedih (saya rasa sih seneng-seneng sedih banyak cemasnya). Bahkan yang kita di masyarakat umum nih ya orang yang diabet itu tidak dianjurkan untuk hamil.Kenapa eh kenapa? Ya karena resikonya itu loh guede.Resiko buat siapa nih? Ya buat ibunya ya buat bayinya (kalau salah satu pihak yang dirugikan pasti mereka berebut buat berkorban ya gakkk? ya kayak di kehidupan nyata mamah lo bakal bela2in sakit demi anaknya bisa beli permen gitu misalnya).
Lanjt aja nih ya ceritanya ke masalah hamil dengan diabetes. Ibu hamil yang sebelumnya menderita diabetes itu sebenarnya bukan dilarang tapi memang tidak dianjurkan. Tapi kalau sudah hamil yaapa mau dikatakan ya. Tinggal bagaimana kita melakukan pengontrolan, dan menjaga bagaimana tubuh tetap dalam kondisi prima dengan gula dan nutrisi yang stabil.
Oh iya anjuran untuk tidak hamil pada ibu diabetes itu sebenarnya didasari oleh banyak hal. Kita mulai dari dalam nih ya, dari bayinya. Jadi kadar gula yang tinggi pada ibu diabet sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan si janin. Pada trimester awal tepatnya pada masa dua bulan pertama masa kehamilan jika kadar glukosa dalam darah tinggi akan berakibat pada besarnya peluang untuk terjadi kecacatan pada janin karena masa ini adalah masa dimana organ-organ seperti jantung, paru-paru dan sebagainya terbentuk. Sedangkan jika tingginya kadar glukosa terjadi pada kehamilan diatas tiga bulan akan memperbesar resiko bayi lahir prematur bahkan sampai IUFD (Intra Uterine Fetal Death) atau kematian janin sejak didalam kandungan (nah loh serem gak tuh). Selain itu bayi-bayi yang lahir dari ibu dengan diabetes akan memiliki resiko mengalami berbagai komplikasi diantaranya.
1. Hipoglikemi atau rendahnya kadar glukosa dalam darah, loh kok bisa? iya karna pada saat dalam kandungan kan si ibu harus berupaya agar kadar gulanya tetap stabil.
2. Bayi Besar
3. Respiratory Distress Syndrome (RDS) atau bayi sulit bernapas karena paru-paru yang belum sempurna. Biasanya terjadi pada bayi prematur.
4. Hipotalasemia atau bayi dengan kadar kalsium rendah.
5. Magnesium rendah
6. Policythemia (polisitemia) atau peningkatan seldarah merah dengan sebab yang tidak jelas.
7. Hiperbilirubinemia atau bayi kuning
8. Lazy left Colon atau bayi sukar BAB.
Nah-nah lain dari bayinya si ibu juga bakal kena resiko yang sama yaitu komplikasi. banyak komplikasi yang mengancam ibu sama banyaknya dan sama-sama berbahayanya. karena ada banyak hal yang bisa terjadi pada ibu diabetes yanghamil, atau ibu hamil yang mengalami diabetes (diabetes gestasional).
1. Hipoglikemi. Kalo yang ini sih biasanya disebabkan karena kontrol glukosa yang ketat beuuutttt. contohnya kayak ibu terlaku banyak olah raga, atau ibu kurang makan atau bahkan ibu yang tidak mau makan.
2. Stres. Stres ini si lebih ke komplikasi jiwa ya. stres ini biasa terjadi karena kondisi keuangan, ya gimana enggak hamil dengan diabetes butuh dana dan perhatian lebih. buat kontrol sampai buat perencanaan persalinan.
3. Resiko komplikasi. resiko terjadi KAD(Ketosis Diabetik) yang bisa berakibat pada ibu menjadi sesak napas, kesadaran menurun sampai koma. duhh syeremm.... Lagi-lagi komplikasi yang mengancam jiwa yaitu preeklamsi ini beeriso lebih besar saat menghampiri ibu diabet, bisa berakibat kejang sampai penurunan kesadaran. dan satu lagi resiko untuk bersalin secara sectio caesaria atau operasi caesar, ya soalnyakan bayi pada ibu diabet bisanya punya ukuran alias bb yang lebih mantepp jadi perlu di rencakan untuk operasi.
4. Kelainan pada mata. nah jila ibu diabet punya kelainan pada mata, kehamilan ini bakal memperberatnya atau memperburuknya.
5. Kelainan Ginjal. Sebenarnya yang ini juga bergantung pada kondisi ginjal ibu sebelumnya. karena pada dasarnya kerja ginjal akan lebih berat jika ibu hamil dengan diabetes.
Duduh.... kalau dilihatdari komplikasinya kayaknya beratt gitu ya. Baelum lagi kalau habis lahiran nggak perduli deh normal atau operasi pasti sama-sama meninggalkan luka(baperr shayy). apalagi kalau operasi lebih ummm berfikir buat lukanya itu loh kudu mantang makan banget biar lukanya tetep bagus dan lekas kering.
Bonus: Diabetes Gestasional adalah diabetes yang timbul hanya pada saat hamil. glukosa akan normal kembali saat bayi sudah dilahirkan..
Dah udahh....
Closing nih yaa beb hehehehe...
May beenough for todahhhhh. semoga bermanfaat ya guys lope yuu alll 💓💓💓💓💓💓
Have a nice day. Salam hidup sehatt Auuuuu......
Comments
Post a Comment